Aside

Waspada, Awan Hujan Masih Terus Tumbuh
Senin, 21 Januari 2013 | 08:55 WIB
 
Dibaca: 4164
|
Share:

 

KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Warga melintasi genangan air di Jalan Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang, Jumat (18/1/2013). Kawasan ini sudah terendam selama empat hari dan mengakibatkan jalur transportasi warga dari dan menuju kota Jakarta menjadi terhambat.

 

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam peringatan cuaca ekstremnya hingga Senin (21/1/2013) menyebutkan, awan hujan masih terus tumbuh. Diprediksikan, intensitas hujan di wilayah Jakarta melemah. Namun, dalam beberapa hari ke depan hingga awal atau pertengahan Februari akan kembali menguat.

Suhu yang hangat di Samudra Hindia menimbulkan tekanan rendah di perairan barat daya Lampung dan pesisir barat Aceh. Pusat tekanan rendah biasanya menjadi lokasi tumbuhnya badai atau siklon tropis.

”Namun, saat ini belum bisa dilihat potensinya menjadi badai atau siklon tropis,” kata Kepala Subbbidang Siklon Tropis pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Fachri Radjab, Minggu (20/1/2013), di Jakarta.

Tekanan rendah juga memicu pembentukan pumpunan angin yang memanjang dari pesisir barat Lampung hingga Laut Banda. Pumpunan angin di Jawa rentan menimbulkan awan hujan lebat.

Angin monsun Asia dengan udara dingin bertekanan tinggi serta udara panas Australia bertekanan rendah yang bergerak ke khatulistiwa memengaruhi pembentukan awan di Indonesia. Saat ini menimbulkan belokan angin memanjang dari Selat Karimata hingga Maluku Utara.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo mengatakan, peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan berpotensi menguat di Jawa, termasuk Jakarta, dalam beberapa hari ke depan. Ini berpotensi kembali mendatangkan banjir di Jakarta yang perlu diwaspadai.

Berdasarkan pengalaman, hujan lebat yang menyebabkan banjir besar di Jakarta biasanya turun pada akhir Januari hingga awal Februari. Hal itu terjadi pada banjir besar tahun 1996, 2002, 2007, dan 2008.

BMKG memprediksi, pumpunan awan dan belokan angin yang sedang berlangsung berpotensi mendatangkan hujan lebat mulai dari Aceh bagian barat; Sumatera Barat bagian selatan; Riau bagian timur; Kepulauan Riau; Bengkulu bagian timur; Sumatera Selatan bagian utara dan timur; Lampung bagian selatan; Banten bagian utara; Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi; Jawa Barat bagian utara; hingga Kalimantan Timur.

Hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi BMKG terjadi di Jawa Tengah bagian utara, Nusa Tenggara Barat bagian timur, Nusa Tenggara Timur bagian barat, Sulawesi Utara bagian selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Maluku Utara, Maluku bagian tenggara, dan Papua bagian selatan. (NAW)

Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
yunan
 
 
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s