1001 cara menghafal al qur an dengan cepat

Ummu Shalih, 82 tahun, Penghafal Al-Qur’an
Tulisan ini saya ambil dari RUBRIK KELUARGA pada Majalah Ad-Dakwah. Majalah Ad-Dakwah selalu menghadirkan kepada para pembacanya kisah-kisah yanq penuh keteladanan dan juga berbagai informasi yang menyejukkan hati.
Berikut ini adalah salah satu pengalaman nyata yang dimuat dalam majalah tersebut. Mari kita simak bersama!

Ummu Shalih. 82 tahun, mulai menghafal Al-Qur’an pada usianya yang ke-70. Tamasyanya ke taman hafalan Al-Qur’an, sungguh sangat menginspirasi. Cita-citanya yang tinggi, kesabaran, dan juga pengorbanannya patut kita teladani.
Inilah hasil wawancara dengan Ummu Shalih.
Motivasi apa yang mendorong Anda untuk menghafalkan Al-Qur’an pada umur yang setua ini?
Sebenarnya, cita-cita saya untuk menghafal Al-Qur’an sudah tumbuh sejak kecil. Kala itu ayah selalu mendoakanku agar menjadj hafizhah Al-Qur’an seperti beliau dan juga seperti kakak laki-lakiku. Dari hal itulah, aku mampu menghafal beberapa surat —kira-kira 3 juz.
Ketika usiaku menginjak 13 tahun, aku menikah. Tentu setelah itu aku tersibukkan dengan urusan rumah dan anak-anakku. Ketika aku dikaruniai 7 (tujuh) orang anak, suamiku wafat. Karena ketujuh buah hatiku masih kecil-kecil, maka seluruh waktuku tersita untuk mengurusi dan mendidik mereka.
Nah, ketika mereka sudah dewasa dan berkeluarga, maka waktu ku pun kembali luang. Dan hal yang pertama kali aku tunaikan adalah mencurahkan tenaga dan waktuku untuk mewujudkan cita-cita agungku yang tertunda untuk menghafal Kitabullah Azza wa Jalla.
Bagaimana awal perjalanan Anda dalam menghafal?
Aku mulai menghafal kembali ketika putri bungsuku masih duduk di bangku Tsanawiyah (SMP). Dia salah satu putriku yang paling dekat denganku, dan dia sangat mencintaiku. Sebab kakak-kakak perempuannya telah menikah dan disibukkan dengan kehidupan baru mereka. Sedangkan, dia (putri bungsuku) tinggal bersamaku. Dia sangat santun, jujur, dan mencintai kebaikan.
Putri bungsuku pun bercita-cita untuk menghafal Al-Qur’an—terlebih ketika ustadzahnya menyemangati dirinya. Dari sinilah, saya dan juga putri bungsuku menghafal Al-Qur’an, setiap hari 10 ayat.
Bagaimana metode yang Anda gunakan untuk menghafal?
Setiap hari, kami hanya menghafal 10 ayat saja. Pada ba’da Ashar, Kami selalu duduk bersama. Putriku membaca ayat, kemudian aku menirukannya hingga 3 (tiga) kali. Setelah itu putriku menerangkan makna dari ayat-ayat yang Kami baca. Lantas membaca kembali ayat-ayat tersebut hingga 3 (tiga) kali.
Keesokan harinya, sebelum berangkat ke sekolah putriku mengulangi ayat-ayat tersebut untukku. Tak cukup itu saja, saya pun menggunakan tape recorder untuk mendengar murattal Syaikh Al-Hushairi, dan aku mengulanginya hingga 3 (tiga) kali. Aku pun mendengar murattal tersebut pada sebagian besar waktuku.
Kami menetapkan hari Jum’at, khusus untuk mengulangi kembali ayat-ayat yang kami hafal selama satu pekan. Demikian seterusnya, saya dan putri bungsuku selalu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dengan cara tersebut.
Kapan Anda selesal menghafal seluruh Al-Qur’an?
Kira-.kira 4,5 tahun berjalan aku sudah hafal 12 Juz dengan cara yang telah saya sebutkan. Kemudian putriku pun menikah. Ketika suaminya mengetahui kebiasaan kami, dia pun mengontrak sebuah rumah yang dekat dengan rumahku untuk memberikan kesempatan kepadaku dan putriku untuk menyempurnakan hafalan kami.
Semoga Allah membalas kebaikan menantuku dengan kebaikan yang lebih baik. Dialah yang selalu menyemangati kami, bahkan terkadang dia menemani kami untuk menyimak hafalan kami, menafsirkan ayat-ayat yang kami baca, dan juga memberikan pelajaran-pelajaran berharga kepada kami.
Tiga tahun kemudian, putriku tersibukkan dengan urusan anak-anaknya dan pekerjaan rumahnya. Sehingga tidak bisa melazimi kebiasaan yang telah kami jalani. Putriku pun merasa khawatir hafalanku menjadi terbengkalai. Maka, putriku pun mencarikan untukku seorang ustadzah agar dapat menemaniku menyempurnakan hafalanku.
Dengan taufik Allah Azza Wajalla aku pun telah purna menghafalkan seluruh Al-Qur’an. Semangat putriku pun masih membara untuk menyusulku menjadi hafizhah Al-Qur’an. Bahkan, tidak mengendur sedikit pun.
Cita-cita Anda sangat tinggi, dan Anda pun telah mewujudkannya. Siapakah sosok wanita di sekitar Anda yang selalu mendukung Anda?
Motivasi saya telah jelas dan terang. Putri-putriku, juga para menantu perempuanku pastinya selalu mendukungku. Walau hanya satu jam, kami sepakat untuk mengadakan pertemuan sepekan sekali. Dalam pertemuan itu kami menghafal beberapa surat, dan saling menyimak hafalan. Terkadang pertemuan itu pun macet. Tetapi kemudian mereka bersepakat kembali untuk bertemu. Saya yakin, niat mereka semua sangat baik.
Tak ketinggalan pula, cucu-cucu perempuanku yang selalu memberikan kaset-kaset murattal Al-Qur’an. Hingga aku pun selalu memberi mereka bermacam-macam hadiah.
Awalnya, tetangga-tetanggaku juga tidak simpatik dengan cita-citaku. Mereka selalu mengingatkanku betapa sulitnya menghafal di usia yang daya ingatnya telah lemah. Tetapi ketika mereka melihat kebulatan tekadku, akhirnya mereka pun berbalik mendukung dan menyemangatiku. Ada di antara tetanggaku yang juga ikut tersulut semangatnya untuk menghafal, dan sedikit demi sedikit hafalannya pun mulai bertambah.
Ketika tetangga-tetanggaku mengetahui bahwa aku telah purna menghafal seluruh Al-Qur’an, mereka pun sangat berbahagia. Hingga kulihat air mata bahagia menetes di pipi mereka.
Sekarang, apakah Anda merasa kesulitan untuk muraja’ah (mengulangi) hafalan?
Saya selalu mendengarkan murattal Al-Qur’an, dan menirukannya. Demikian juga ketika shalat, saya selalu membaca beberapa surat panjang. Terkadang pula saya meminta salah seorang putriku untuk menyimak hafalanku.
Di antara putra-putri Anda, adakah yang juga hafizh seperti Anda?
Tak ada satu pun dari mereka yang hafal keseluruhan Al-Qur’an. Tetapi, insya Allah mereka selalu berusaha mencapai cita-cita menjadi hafizh. Semoga Allah menyampaikan mereka pada hal tersebut dengan bimbingan-Nya.
Setelah hafal Al-Qur’an, tidak terpikirkan untuk menghafal hadits?
Saat ini, saya telah hafal 90 hadits, dan saya tetap berkeinginan untuk melanjutkannya, Insya Allah. Saya menghafalnya dengan mendengarkan dari kaset. Pada setiap akhir pekan, putriku membacakan untukku 3 (tiga) hadits. Sekarang, saya telah mencoba untuk menghafal hadits lebih banyak lagi.
Setelah kurang lebih 12 tahun Anda disibukkan dengan menghafal Al-Qur’an, perubahan apa yang Anda rasakan dalam kehidupan Anda?
Benar, saya merasakan perubahan yang mendasar dalam diri saya. Walau sebelum menghafal–untuk Allah segala pujian—saya selalu menjaga diri untuk senantiasa dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Setelah disibukkan dengan menghafalkan Al-Qur’an, justru saya merasakan kelapangan hati yang tak terkira, dan sirnalah seluruh kecemasan dalam diriku. Saya pun tidak pernah menyangka akan terbebas dari perasaan khawatir terhadap urusan-urusan yang menimpa anak-anakku.
Moral dan spiritku benar-benar terangkat. Hingga aku pun rela berpayah-payah untuk mewujudkan kerinduanku dalam mewujudkan cita-citaku. Inilah nikmat terbesar yang diberikan oleh Sang Khaliq Azza Wajalla kepadaku sebagai wanita tua, suami pun telah tiada, dan juga anak-anaknya pun mulai berkeluarga.
Di saat wanita lanjut usia lainnya terjebak dalam angan-angan dan lamunan. Tetapi aku —segala puji hanya untuk Allah— tidak merasakan hal yang demikian. Saya benar-benar tersibukkan dengan urusan besar yang memiliki faedah di dunia dan akhirat.
Ketika itu, apakah Anda tidak berpikir untuk mendaftarkan diri pada sebuah pesantren penghafal Al-Qur’an?
Pernah beberapa wanita yang mengusulkan kepadaku, tapi saya adalah wanita yang terbiasa untuk berdiam diri di dalam rumah dan jarang sekali keluar rumah. Alhamdulillah, karena putriku telah mencukupi segalanya dan membantuku dalam segala urusan. Sungguh, putriku benar-benar tidak ada duanya. Aku pun telah banyak mengambil pelajaran darinya.
Apa yang terkesan dalam diri Anda tentang putri bungsu Anda yang telah membimbing dan mendampingi Anda?
Putri bungsuku telah memberikan pelajaran mengagumkan dalam kebaikan dan kedermawanan yang keduanya sulit ditemui pada zaman sekarang. Terlebih dia mendampingiku menghafal Al-Qur’an pada usia ABG. Padahal,usia ini adalah usia labil yang mudah terombang-ambing dan tergoda dengan keadaan yang menjerumuskan.
Tidak seperti umumnya teman-teman seusianya, putriku memaksakan diri untuk meluangkan waktunya untuk mendampingiku. Dia pun mengajari dan mendampinqiku dengan tekun, sabar, dan penuh kelembutan. Suaminya pun demikian —semoga Allah senantiasa menjaganya, selalu menolong dan telah memberikan bantuan yang begitu banyak. Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan kepada mereka berdua dan menyejukkan pandangan mata mereka dengan anak-anak yang shalih.
Apa saran Anda kepada wanita yang telah lanjut usia, dan menginginkan untuk dapat menghafalkan Al-Qur’an, tetapi terhalang oleh rasa khawatir dan merasa tidak mampu untuk melaksanakannya?
Saya katakan, “Jangan berputus asa terhadap cita-cita yang benar. Teguhkanlah keinginanmu, bulatkan tekadmu, dan berdoalah kepada Allah di setiap waktu. Kemudian, mulailah sekarang juga. Setelah umurmu berlalu dan kau curahkan seluruhnya untuk memenuhi tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, mendidik anak, dan mengurus suami. Maka sekarang saatnyalah Anda memanjakan diri. Bukan berarti kemudian memperbanyak keluar rumah, memuaskan diri dengan tidur, bermewah-mewah, dan banyak beristirahat. Tetapi memanjakan diri dengan amal shalih. Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita memohon khusnul khatimah.
Nasihat Anda terhadap para remaja?
Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Nikmat Allah berupa kesehatan, dan banyaknya waktu luangmu, maksimalkanlah untuk menghafal kitab Allah Azza Wa Jalla. Inilah cahaya yang akan menyinari hatimu, hidupmu, dan kuburmu setelah engkau mati.
Jika kalian masih memiliki ibu, bersungguh-sungguhlah dalam membimbingnya menuju ketaatan kepada Allah. Demi Allah, tidak ada nikmat yang lebih dicintai seorang ibu kecuali seorang anak shalih yang mau menolongnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza Wa Jalla.

Advertisements

Aside

Ayah Gigit Anaknya hingga Tewas karena Dianggap Kerasukan Ular
Selasa, 22 Januari 2013 | 09:42 WIB
 
Dibaca: 15075
|
Share:
Ayah Gigit Anaknya hingga Tewas karena Dianggap Kerasukan Ular Ilustrasi

TOKYO, KOMPAS.com  Seorang pria Jepang berusia 53 tahun ditangkap karena diduga telah menggigit putranya sendiri hingga tewas.  Pria bernama Katsumi Nagaya itu beralasan, ia gigit putranya demi menyingkirkan seekor ular yang telah merasuki putranya itu. Demikian lapor media Jepang.

Putranya yang bernama Takuya Nagaya (23 tahun) diserang Katsumi di Okazaki City, Jepang, Jumat (18/1/2013) lalu. Penyelidikan sejauh ini telah mengungkapkan bahwa korban berulang kali diserang, termasuk dengan serudukan kepala dan gigitan.

Ketika Katsumi ditangkap, sejumlah laporan menunjukkan, dia mengaku kepada polisi bahwa ia melakukan pembunuhan demi mengeluarkan ular yang telah merasuki anaknya.

Menurut stasiun TV Asahi, Takuya, yang tinggal di dekat kota Anjo, berada di rumah orang tuanya pada Kamis larut malam. Ia diduga mulai berperilaku kasar dan tidak menentu. Ia memberi tahu orang tuanya bahwa ia adalah seekor ular.

Ibunya yang khawatir lalu memanggil ayah Takuya untuk membantu. Sang ayah kemudian mulai memukul anaknya demi menyingkirkannya dari “ular” yang telah mengambil alih pikirannya.

Serangan itu tampaknya terus berlangsung hingga Jumat malam. Ketika tubuh Takuya lemas, ia lalu dilarikan ke rumah sakit. Namun, pemuda itu meninggal di rumah sakit akibat luka-lukanya.

Sejauh ini belum ada penetapan tanggal persidangan kasus itu. Namun, tampaknya kesehatan mental si tersangka harus diperiksa sebelum kasus itu dilanjutkan ke persidangan.

 

Sumber :
Editor :
Egidius Patnistik
 
 
 

Aside

Properti Hasil Korupsi Dijual Murah
Selasa, 22 Januari 2013 | 14:24 WIB
 
Dibaca: 2271
|
Share:
Properti Hasil Korupsi Dijual Murah Xi Jinping, pemimpin baru China 10 tahun mendatang.

BEIJING, KOMPAS.com – Ribuan pejabat komunis China yang panik telah menjual murah berbagai properti hasil kerja kotor mereka dan uang senilai miliaran dollar AS telah diselundupkan ke luar negeri saat pemimpin baru negara itu mengintensifkan kampanye untuk membasmi korupsi.

Properti-properti mewah tengah dilego ke pasar di Beijing, Shanghai dan Guangzhou buat siapa saja mampu membayar secara tunai saat para pejabat korup itu mencoba untuk menghilangkan jejak mereka. Sebuah laporan unit anti-korupsi partai, Komisi Sentral untuk Inspeksi Disiplin (CCDI), mengatakan “gelombang penjualan rumah mewah mulai diNovember lalu dan mengalami percepatan sejak Desember”.

Laporan itu mengatakan bahwa volume penawaran mengalami peningkatan hampir “seratus kali” setelah Xi Jinping, yang akan segera menjadi presiden China berikutnya, memperingatkan bahwa korupsi bisa membunuh partai. Xi pun menempatkan seorang politisi paling kuat dan tegas negara itu, Wang Qishan, sebagai yang bertanggung jawab untuk memberantas korupsi.

Fu Zongmo, seorang agen properti di Sanya, Hainan, mengatakan bahwa rekan-rekannya baru-baru ini telah menjual dua rumah milik pejabat pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir, pantai-pantai tropis dan lapangan golf di Sanya telah menarik banyak spekulan tetapi baru-baru pasar telah terhenti.

“Mereka tidak pernah mendaftarkan rumah-rumah itu atas nama mereka sendiri dan mereka menggunakan sejumlah agen untuk melakukan penawaran,” kata Fu. Dia mengatakan sebuah perusahaan telah menyuap seorang pejabat dengan membelikan dia sebuah properti di Mountain Water International Complex. “Properti itu dimasukkan atas nama kerabat pejabat tersebut. Setelah enam bulan, properti itu dijual seharga dua juta yuan (302.000 dollar AS). Kemudian pejabat itu menadapat uang tunai. Para pejabat sering menggunakan sebuah nomor ponsel khusus dan ketika kesepakatan tercapai mereka mengundang kami untuk makan malam guna mengakhiri hubungan. Kemudian mereka membuang nomor itu sehingga kami tidak bisa menghubungi mereka lagi,” tambahnya.

Laporan CDIC, yang diperoleh harian Economic Observer, menduga bahwa hampir 10.000 rumah mewah telah dijual para pejabat di Guangzhou dan Shanghai tahun lalu. Laporan itu juga menyatakan bahwa 1 triliun dollar AS telah diselundupkan keluar dari Cina secara ilegal tahun 2012. Para ekonom dan ahli meragukan angka itu, namun mereka mengatakan ada aliran uang yang dramatis. Li Chengyan, seorang profesor di Universitas Peking, menyatakan bahwa sekitar 10.000 pejabat telah melarikan uang dari China sebanyak 100 miliar dollar.

Marco Pearman-Parish at Corporation China, sebuah perusahaan di Beijing yang membantu para klien menemukan properti di luar negeri, mengatakan terjadi kenaikan jumlah klien yang mencari rumah di Kepulauan Cayman. “Di Beijing, setengah klien kami pejabat pemerintah,” katanya. “Sembilan dari 10 menyatakan mereka pengusaha, tetapi kemudian muncul dalam kesepakatan bahwa mereka pegawai pemerintah.”

CDIC mengatakan, 1.100 pejabat pemerintah telah meninggalkan China selama libur nasional tahun lalu pada Oktober dan 714 orang telah berhasil lolos. Di Amerika Serikat, National Association of Realtors mengatakan properti senilai total lebih dari 7 miliar dollar telah dibeli oleh orang China di AS tahun lalu. Beberapa rumah untuk kelas atas sekarang dibangun untuk orang China kaya, lengkap dengan kolam untuk ikan koi.

Jiang Ming’an, seorang profesor di Sekolah Hukum Universitas Peking dan penasehat anti-korupsi, mengatakan, “Pemerintah telah menyiapkan sistem registrasi perumahan dan yang mungkin telah membuat takut sejumlah pejabat yang punya banyak rumah. Rakyat tidak akan turun ke jalan sekarang karena ekonomi baik. Namun ketika ekonomi melambat di masa mendatang, seperti pepatah lama, api tidak dapat ditutupi dengan kertas selamanya.”

 

Sumber :
Editor :
Egidius Patnistik
 
 
 

Aside

Pelita Jaya Remukkan Bimasakti
Penulis : Emilius Caesar Alexey | Minggu, 20 Januari 2013 | 22:50 WIB
 
Dibaca: 370
|
Share:
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Pemain Pelita Jaya bersama offisial meluapkan kegembiraan setelah berhasil menjadi juara Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament 2012 di DBL Arena, Surabaya, Minggu (21/10/2012). Pelita Jaya mengalahkan CLS Knights 79-56.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelita Jaya Esia Jakarta akhirnya menutup laga-laga seri kedua Speedy NBL Indonesia 2012-2013 dengan manis. Bermain tanpa beban, Kelly Purwanto dan kawan-kawan mantap mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang, 72-52, dalam laga di Hall A Senayan, Minggu (20/1/2013).

Dua pasang ujung tombak Pelita Jaya langsung mendobrak di kuarter pertama. Kekompakan Fidyan Dini dan Ponsianus Indrawan di dalam dan ketajaman Andy Batam dan Erick Sebayang dari luar menjadi senjata ampuh untuk mendobrak pertahanan Bimasakti. Selain baik dalam pergerakan, keempat pemain ini menunjukkan ketajaman yang sama tinggi. Sempat berlari hingga 15-2 di awal kuarter, Pelita Jaya sedikit mengendur dan terkejar menjadi 17-10 di akhir kuarter pertama.

Laga berjalan dalam tempo tinggi di kuarter kedua. Bima Rizky memimpin rekan-rekannya menggempur Pelita Jaya. Pergerakan Yanuar terbatas walaupun sempat memasukkan dua angka melalui dua tembakan bebas. Usaha Bimasakti cukup baik dengan akurasi yang meningkat dari 31 persen di kuarter pertama menjadi 41 persen di kuarter kedua.

Gencarnya dan semakin tajamnya Bimasakti di kuarter kedua mendapat pelayanan seimbang dari penembak jitu Pelita Jaya, Ary Chandra. Ary yang baru saja membukukan poin ke-1000 di laga sebelumnya, memasukkan 11 poin hanya di kuarter kedua. Kontribusi Ary mempertahankan keunggulan Pelita Jaya menjadi 39-28 di akhir kuarter kedua.

Yanuar Priasmoro akhirnya mulai menemukan sentuhannya di kuarter ketiga. MVP musim lalu ini mulai gencar melakukan penetrasi untuk mencetak angka atau sekadar mencari foul. Hasilnya, Bimasakti masih kencang dengan tambahan 17 poin. Delapan di antaranya berasal dari Yanuar.

Kehebatan Yanuar tidak memengaruhi performa Pelita Jaya. Walau mencetak jumlah angka yang sama, Fidyan Dini dan Andy Batam tetap tenang. Akurasi tim secara keseluruhan terjaga di angka 58 persen.

Pelita Jaya akhirnya kembali kebut di kuarter terakhir. Perlawanan Bimasakti tidak lagi sekencang dua kuarter sebelumnya. Pada akhir laga, Ary Chandra, Fidyan Dini, dan Andy Batam masing-masing mencetak 11 poin. Poin terbanyak Bimasakti dicetak oleh Restu Purnomo dengan 13 poin.

“Kami lega karena menutup game terakhir ini dengan kemenangan. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami benahi. Salah satunya adalah masalah inkonsistensi,” ujar Nathaniel Canson, pelatih kepala Pelita Jaya.

 
Editor :
Nasru Alam Aziz
 
 
 

Aside

Sritex Dragons Akhirnya Rebut Kemenangan
Penulis : Emilius Caesar Alexey | Minggu, 20 Januari 2013 | 23:17 WIB
 
Dibaca: 251
|
Share:
Kompas/Aloysius B Kurniawan Tomang Sakti Vs Surabaya Fever, Sabtu (28/4/2012) di GOR UNY, Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sritex Dragons Pertamina Solo akhirnya bisa tersenyum setelah berhasil merebut kemenangan pada seri Jakarta Speedy WNBL Indonesia 2012-2013, di Hall A Senayan, Minggu (20/1/2013). Sritex Dragons menundukkan Sahabat Semarang dengan skor 77-51.

Walau menang cukup telak, kuarter pertama cukup berat bagi Sritex Dragons. Pergerakan pemain Sahabat, Yuni Anggraeni dan penetrasi-penetrasi Nur Rahmawati tidak terbendung. Hanya dari dua pemain ini saja, Sahabat mampu mengumpulkan 13 poin di kuarter pertama. Sritex Dragons mampu membalas melalui tembakan-tembakan Maharani Adhipuspitasari. Tetapi akumulasi akhir kuarter pertama adalah 19-16 untuk keunggulan Sahabat.

Penjagaan terhadap Yuni dan Nur diperketat pada kuarter kedua. Di saat bersamaan, Marjorice dan Maharani semakin leluasa bergerak di dalam pertahanan Sahabat yang rapuh. Selain membalikkan kedudukan melalui tembakan Yenny Rianto, Sritex Dragons melaju cepat meninggalkan Sahabat 40-30 di akhir kuarter kedua.             Marjorice dan maharani tidak terhentikansehingga terus menekan pertahanan Sahabat. Sahabat sendiri masih mengandalkan Yuni yang menjadi satu-satunya pemain yang sulit dihentikan Sritex Dragons.

Unggul 65-39 di akhir kuarter ketiga membuat Sritex Dragons bermain lebih lamban. Cindy Angelia mencetak setengah dari 12 poin Sritex Dragons di kuarter terakhir. Maharani menjadi pencetak angka terbanyak dengan 16 poin. Marjorice menyusul dengan 15 poin dan lima assist.

Pada kubu Sahabat, Yuni luar biasa dengan kembali mencetak double-double, menyusul donasi 22 poin dan 14 rebound. Ini adalah double-double ketiga beruntun pada seri ini. Sepanjang karir di WNBL Indonesia, Yuni sudah mencatatkan lima kali melakukan double-double.

“Para pemain kelelahan setelah tampil habis-habisan saat mengalahkan Tomang Sakti hari Sabtu. Akibatnya, defense kami mudah ditembus pemain Sritex Dragons,” ujar Xaverius Wiwid, head coach Sahabat Semarang.

 
Editor :
Nasru Alam Aziz
 
 
 

Aside

Enam Dampak Perubahan Iklim pada Hidup Kita
Minggu, 20 Januari 2013 | 17:50 WIB
 
Dibaca: 4106
|
Share:
Shutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com – Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), selama abad 20, Indonesia mengalami peningkatan suhu rata-rata udara di permukaan tanah 0,5 derajat celcius. Jika dibandingkan periode tahun 1961 hingga 1990, rata-rata suhu di Indonesia diproyeksikan meningkat 0,8 sampai 1,0 derajat Celcius antara tahun 2020 hingga 2050.

Kondisi ini merupakan dampak dari perubahan iklim yang terjadi di Bumi. Selain suhu yang meningkat, apalagi dampak perubahan iklim pada hidup kita?

1. Harga pangan meningkat
Untuk beberapa dekade mendatang, para pakar memprediksi hasil tanaman pangan mulai dari jagung hingga gandum, beras hingga kapas, akan menurun hingga 30 persen. Hasil yang menurun ini berujung pada peningkatan harga pangan. Sebab, akan ada proses, penyimpanan, dan transportasi pangan yang membutuhkan air dan energi lebih.

2. Siklus yang tidak sehat
Meningkatnya suhu ditambah dengan populasi global akan mencuatkan permintaan energi. Ini akhirnya berujung pada produksi emisi yang menyebabkan perubahan iklim dan, ironisnya, memicu lebih banyak lagi emisi. Sedangkan curah hujan, diproyeksikan akan menurun sebanyak 40 persen di beberapa lokasi.  

3. Rusaknya infrastruktur
Perubahan iklim memicu lebih banyak cuaca ekstrem yang menghasilkan bencana. Seperti yang terjadi di DKI Jakarta pada Januari hingga Februari 2013.

Hujan dalam intensitas tinggi menyebabkan banjir besar, Kamis (17/1). Ibu Kota Indonesia ini lumpuh ketika nyaris semua titik jalannya terendam banjir, termasuk pusat pemerintahan di Jakarta Pusat. Jalan dan bus transportasi umum yang merupakan infrastruktur penting bagi warga Jakarta tidak lagi berfungsi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut, 15.423 jiwa harus mengungsi. Daerah yang terendam meliputi 720 RT, 309 RW, 73 Kelurahan, dan 31 Kecamatan.

4. Berkurangnya sumber air
Membludaknya jumlah penduduk menyebabkan tingginya permintaan air. Ini menimbulkan penyedotan besar-besaran terhadap sumber air yang ada. Khusus untuk Jakarta, naiknya muka air laut dapat membuat batas antara air tanah dan air laut semakin jauh ke daratan. Sehingga mencemari lebih banyak sumber air minum.

5. Meningkatnya penyakit pernapasan
Perubahan iklim juga menyebabkan polusi udara yang akhirnya menurunkan fungsi dari paru-paru. Di kota besar seperti New York City, Amerika Serikat, kasus asma akan meningkat sebanyak sepuluh persen.

6. Bencana hidrologi
Bencana alam, hasil dari perubahan iklim, meningkatkan badai dan cuaca ekstrem. Hanya beberapa kota di dunia yang mempunyai sistem penanggulan yang cukup baik untuk bencana-bencana tersebut. (Zika Zakiya/National Geographic Indonesia).

Sumber :

National Geographic Indonesia

Editor :
yunan
 
 
 

Aside

Bencana Berpotensi Merata, Tak Cuma di Jakarta
Senin, 21 Januari 2013 | 08:46 WIB
 
Dibaca: 4118
|
Share:

 

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Karyawan yang akan menuju tempat kerja terpaksa beriringan menerobos banjir yang masih menggenangi Jalan MH Thamrin di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (18/1/2013) pagi. Banjir yang menggenangi sebagian wilayah Jakarta membuat arus lalu lintas dan perekonomian terganggu.

 

TERKAIT:

KOMPAS.com – Curah hujan yang melanda ibu kota Jakarta, hampir sepekan, mulai mereda. Namun, musim hujan masih jauh dari puncaknya. Bahkan, hujan berintensitas beragam masih akan mengguyur daerah lain secara nasional, yang juga patut diwaspadai dampaknya.

Akhir pekan lalu, hujan beberapa saat merendam persawahan di Panjatan, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Tepian Sungai Citarum di Karawang juga terancam luapan air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum karena kerusakan di hulu.

”Puncak musim hujan masih akan dihadapi. Tak hanya di Jakarta, tapi juga di daerah lain, bahkan luar Jawa,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Mulyono R Prabowo di Jakarta, Minggu (20/1/2013).

Secara meteorologis, awan hujan masih melimpah, membentang dari selatan Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur. Secara perlahan, intensitas hujan bergerak ke timur.

Menurut Mulyono, kondisi basah juga akan terjadi di kawasan Sumatera Selatan bagian utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, hingga Papua Barat bagian selatan. ”Curah hujan tinggi tentu saja patut diwaspadai di daerah-daerah dengan potensi banjir dan longsor. Tapi, itu di luar kewenangan kami,” kata dia.

Selama ini, banjir, banjir bandang, dan tanah longsor melanda sejumlah daerah hingga Maret, mengikuti musim hujan.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya juga menaruh perhatian khusus terhadap potensi bencana di luar Jakarta. Prioritasnya adalah banjir, longsor, dan lahar hujan di sejumlah daerah.

Selain Jakarta dan Banten, daerah lain yang diantisipasi terdampak banjir adalah Kalimantan bagian selatan, Palembang, Jambi, sepanjang Bengawan Solo, dan Sulawesi Selatan. Kewaspadaan longsor di selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga Jawa Timur. ”Adapun lahar hujan berpotensi di sekitar Gunung Merapi, Semeru, Gamalama, Lokon, dan Soputan,” ujarnya.

Awal Januari, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi Badan Geologi mengeluarkan peringatan dini potensi gerakan tanah untuk 30 provinsi. Masuk di antaranya semua provinsi di Jawa, Bali, NTB dan NTT, Sulawesi Selatan, serta Papua dan Papua Barat. Data itu dikeluarkan setiap awal bulan dan dikirim ke provinsi hingga kabupaten/kota.

Daya dukung kawasan

Data Kompas, sepanjang tahun 2012, banjir menewaskan 47 jiwa dan longsor menewaskan 43 jiwa. Jumlah itu menurun dibandingkan 2011 dan 2010. Menurut Guru Besar Geologi Lingkungan Universitas Gadjah Mada Dwikorita Karnawati, banjir dan longsor selalu jadi ancaman di kawasan perbukitan dengan curah hujan tinggi. (Kompas, 12/1/2013)

Rata-rata per tahun selama 10 tahun terakhir (2002-2012) banjir terjadi 62 kali dan longsor 42 kali. Sejauh ini, Jawa Barat masih provinsi dengan kerentanan tinggi gerakan tanah.

Belajar dari banjir Jakarta, itu erat dengan kondisi lingkungan. ”Hampir seluruh resapan air Jakarta berubah fungsi,” kata peneliti geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hery Harjono. Kawasan resapan menjadi permukiman, niaga, dan komersial.

Potensi bencana terkait daya dukung lingkungan. Di Pulau Jawa rentan karena orientasi kebijakan berbasis ekonomi. ”Tak heran kalau bencana terkait hidrologis bermunculan,” kata Guru Besar Kebijakan Kehutanan Institut Pertanian Bogor Hariadi Kartodihardjo, yang juga Ketua Kajian Daya Dukung Pulau Jawa 2006-2008.

Lebih dari 250 perda di Jawa berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam, mulai galian C hingga pertambangan. ”Tidak ada sense of crisis,” katanya.

Jika ada kebijakan berorientasi lingkungan, itu belum sampai pengelolaan hulu DAS. Curah hujan tinggi, luapan sungai menggenangi kota seperti di Bojonegoro hingga Gowa dan Takalar di Sulsel. (GSA/K10/NAW/ACI/RIZ)

Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
yunan